Monday, February 06, 2006

Pornografi,Pornoaksi atau Mode?




Pagi ini, saya menerima sebuah email dari seorang teman, katanya ini bakalan jadi trend mode di Indonesia.

Hmmm, Really? Pastinya, yang mungkin berani memakai rok ini mungkin hanyalah segelintir orang-orang berduit yang memang sanggup membayar sejumlah denda, manakala mereka menjadi target operasi atas pemberlakuan UU PORNOGRAFI.

Kabarnya, trend rok ini mulai beredar di Jepang. Kalau saya boleh meramal, selebritis yang mungkin pertama kali akan mempopulerkan busana ini, sepertinya Agnes Monica. Selebritis muda satu ini, jelas-jelas mengaku kalau dirinya termasuk salah satu Harajuku's Style Addict

Mungkin saja, pelan-pelan trend rok seperti ini bukannya tidak mungkin akan melanda Indonesia, kita tunggu saja. Kalau nantinya trend ini akan mewabah...perang yang katanya melawan moralitas tentunya akan berkobar.

So...we'll see:)

11 Comments:

At 5:24 PM , Anonymous Anonymous said...

keren tapi gayanya...

 
At 9:13 AM , Blogger Innuendo said...

modis tuh cewek, dari belakang. tasnya juga manis haha kok malah merhatiin mode. but if i were her, i prefer pake g-string. tapi tentu saja my hubby gak bakalan ngizinin heeh

 
At 4:15 PM , Anonymous Anonymous said...

Pantatnya boleh juga....Crooot...crottttt !!!!

 
At 12:13 AM , Blogger Herman Saksono said...

This comment has been removed by a blog administrator.

 
At 12:16 AM , Blogger Herman Saksono said...

Kasian ya cewek-cewek yang pantantnya nggak bagus, gak bisa ngetrend.

Tapi kuatirnya cewek ini dari belakang bagus, tapi dari depan jelek. :p Parah lagi kalau luar cantik tapi isinya jelek.

 
At 5:02 PM , Anonymous Anonymous said...

Pornografi,Pornoaksi atau Mode? Tiga-tiganya bisa kok hehehe....

Cuma satu aja comment gw.... itu cewek minta diperkosa kali ye :p

 
At 10:50 PM , Anonymous Anonymous said...

Perempuan Menggugat

Seberapa banyak sih perempuan yang tidak merasa secure dengan adanya RUU APP bila dibandingkan dgn perempuan Indonesia seluruhnya ? Jelas segelintir wanita tsb tidak merasa secure, wong mereka terbiasa dengan mempertontonkan sensualitas mereka di ranah publik. Bahkan periuk nasinya dari hasil mempertontonkan tubuhnya tsb.

Justru mereka lah yang merendahkan derajat perempuan Indonesia. Tapi mereka dgn lantangnya menyuarakan seakan-akan mewakili perempuan Indonesia seluruhnya.

Selain itu mereka juga beralasan RUU APP sangat diskriminatif thd perempuan, krn perempuan dianggap sbg objek dan pelaku pornografi.

Coba lihat lagi RUU APP, dalam pasal-pasal TIDAK SAMA SEKALI mengatakan perempuan/wanita.
Kecuali di penjelasan, dijelaskan bagian-bagian sensualitas. Sekarang perempuan dan laki-laki memang secara fisik berbeda khan ? Tidak mungkin kita berargumen dgn persamaan gender utk masalah ini. Bentuk tubuh perempuan dan laki-laki jelas berbeda, begitu pula bagian-bagian yang membangkitkan birahi juga berbeda.

Bila mereka mempertentangkannya, harusnya mereka menggugat TUHAN !
Kenapa perempuan diberikan bentuk tubuh seperti ini ?
Kenapa perempuan mempunyai banyak sekali bagian tubuh yang indah dan sensual yang menarik hasrat kaum laki-laki ?
Kenapa diciptakan gender yang berbeda ? Kenapa tidak hanya satu gender saja, sehingga kaum perempuan tidak perlu capek-capek memperjuangkan persamaan gender dalam segala hal, termasuk bentuk fisik ?
Kenapa perempuan diciptakan ?
Kenapa perempuan (Hawa) diciptakan dari tulang rusuk laki-laki (Adam) ?

Perempuan dan laki-laki dikaruniai hasrat/birahi dalam memandang lawan jenisnya. Dan perempuan dikaruniai lebih banyak bagian tubuh yang indah yang menarik bagi kaum laki-laki. Saya setuju bahwa tubuh perempuan itu mengandung nilai seni dan sensualitas yang tinggi bila di pandang oleh kaum laki-laki yang normal maka hasrat kaum laki-laki itu akan terpancing.

Tapi pertanyaannya apakah itu harus dipertontonkan ke ranah publik ? Yang jelas itu men-drive hasrat birahi kaum laki-laki.
Apakah mereka berhak menjual bentuk tubuhnya untuk diperlihatkan ke kaum laki-laki hidung belang ?
Apakah kita wajib melindungi kaum perempuan yang justru merendahkan kaum perempuan itu sendiri ?

RUU APP BUKAN menyeragamkan budaya, BUKAN menyeragamkan dalam berpakaian, BUKAN untuk memaksakan aturan suatu agama.
RUU APP dapat mengangkat suatu kaum/suku yang masih berpakaian / pola hidup yang tertinggal dan kurang beradab, bukan untuk menangkapnya, kenapa ? Karena mereka bukan dgn sengaja mempertontonkannya. Tapi ini merupakan tugas kita untuk menjadikan mereka lebih beradab dalam era globalisasi ini

RUU APP ini justru utk mendefinisikan Pornografi dan Pornoaksi krn di UU yang ada tidak jelas batasan melanggar kesusilaan.
RUU APP ini hanya meminta warga negaranya berpakaian secara sopan, tidak untuk memancing birahi lawan jenisnya (baik laki-laki dan perempuan)
RUU APP melindungi kaum perempuan Indonesia dari pihak-pihak yang justru merendahkan kaum perempuan dengan dijadikan objek yang laku dijual dan dibeli oleh kaum laki-laki hidung belang.
RUU APP melindungi moral anak-anak kita dari bahaya pornografi yang nantinya mereka tidak fokus dalam belajar dan membangun masa depan bangsa dengan keilmuannya bukan dengan mempertontonkan tubuhnya atau bahkan melacurkan dirinya.

Janganlah kalian EGOIS karena saat ini kita dapat menikmati keindahan tubuh perempuan.
Janganlah kalian EGOIS karena saat ini job order untuk tampil dan terkenal dengan mempertontonkan tubuh kalian.
Janganlah kalian mengeruk profit dari mempertontonkan tubuh perempuan yang justru menghinakan/merendahkan kaum perempuan.

Lihatlah masa depan bangsa... lihatlah masa depan anak-anak bangsa yang masih lucu dan lugu dan mereka sedang giat belajar.
Jangan ganggu dan usik mereka oleh media pornografi.
Jangan hina harga diri mereka ketika mereka tahu ibunya mempertontonkan keindahan tubuhnya demi kaum lelaki.

Bila mereka terganggu, mereka tidak akan fokus belajar demi ilmu untuk masa depan mereka dan masa depan bangsa.
Mereka akan terjerumus ke fantasi mereka dengan melihat media pornografi akhirnya mereka akan terjerumus ke dalam dunia free sex.
Akhirnya perempuan juga yang akan menjadi korban: hamil. Dan berikutnya perbuatan dosa lagi yang mereka lakukan, yaitu Aborsi
Atau lahir seorang anak yang tidak diketahui Bapaknya, atau Bapaknya tidak bertanggung jawab.
Kasihan kaum perempuan bila menanggung beban seperti itu.

Apakah mereka bisa membangun negaranya ?

Tanggung jawab siapakah ini ?

Jelas tanggung jawab kita sekarang ini. Sama seperti kita memberantas Narkoba agar kita tidak hilang generasi penerus. Sama seperti kita mempertahankan Sumber Daya Alam untuk anak cucu kita kelak. Sama dengan menyelesaikan hutang negara agar anak kita tidak terbebani oleh hutang negara. Sama dengan kita melestarikan hutan saat ini demi anak cucu kita.

 
At 2:48 PM , Anonymous Anonymous said...

gK cO2k tUk rOk nya ma dy..soaL nya piNgGagngnyA gEde,,mNding d siMpan aja,atAU ksiiN kE orAng yG pNtas mEnerimanya,,,hakZzhAKzZz...

 
At 1:10 AM , Anonymous Anonymous said...

oi da ketemu komunitas harajuku indo?
pengen dong.. email aja ato YM ke vodka33us@yaho.com..
btw rok nya keren...
thx a lot

 
At 9:52 PM , Anonymous Anonymous said...

menurut a gaya harajuku sangat keren.Tp kalau roknya ampek keliatan pantatnya tu dah g keren lagi.Kayak gitzu bkn lagi gaya harajuku tp porno aksi.

 
At 9:58 PM , Anonymous Anonymous said...

harajuku mang keren abiz.Tp klu pantatnya ampek keliatan gitzu udah bkn harajuku lg tp malah porno aksi

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home